Waspada Hantavirus di Kabupaten Pesawaran

367

Bandar lampung. Perubahan lingkungan dan ekosistem semakin marak, hal ini menyebabkan penyebaran penyakit
dimana-mana. Riset khusus (rikhus) vektora ini bukan menakut-nakuti tetapi memberi informasi, waspada dari
penyakit yang akan terjadi. Demikian dijelaskan oleh Ristiyanto, seorang peneliti Balai Besar Penelitian dan
Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP). Rikhus dishare untuk contoh, kalau ingin melanjutkan
inkriminasi dan konfirmasi, sebagai role model di daerah masing-masing, tambah Ristiyanto.

Berdasarkan hasil Rikhus vektor dan reservoir penyakit (Rikhus Vektora) tahun 2016, persentase tikus terinfeksi
Hantavirus di Kabupaten Pesawaran mencapai 16%. Ditemukannya Hantavirus pada tikus merupakan faktor risiko
terjadinya penularan penyakit tersebut ke manusia. B2P2VRP melakukan dialog interaktif dalam rangka advokasi
kebijakan penyakit Hantavirus Kabupaten Pesawaran, di Bandar Lampung, 30 Oktober 2018. Hadir pada acara dialog
interaktif Kepala B2P2VRP, Joko Waluyo, BSc.,ST., Dipl. EIA., MSc.PH, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten
Pesawaran, Ir. H. Kesuma Dewangsa, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Ir. Harun Tri Djoko, M.Kes.,
Direktur RSUD Kabupaten Pesawaran, Yasmin M, Pakar Hantavirus, dr. Lisa Novipuspitasari dan Kepala Puskesmas di
Kabupaten Pesawaran.

Dialog interaktif Hantavirus menghasilkan beberapa rekomendasi yang harus ditindaklanjuti:

1. Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia tenaga kesehatan untuk penegakan diagnosis infeksi Hantavirus,
pencegahan dan penanggulangannya.
2. Sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan bahaya infeksi Hantavirus oleh Dinas Kesehatan Kabupaten
Pesawaran.
3. Menambahkan panel pemeriksaan Hantavirus dalam kasus demam akut oleh tenaga kesehatan.
4. Kerjasama dengan laboratorium rujukan untuk pemeriksaan.
5. Kerjasama lintas program dan lintas sektor dalam penemuan dan penanggulangan kasus H

Acara dialog diakhiri dengan pesan Kesuma Dewangsa agar dialog interaktif ini ditindaklanjuti dengan kunjungan ke
Balai B2P2VRP untuk melakukan pelatihan atau pun magang. #EM