Vaksinasi COVID-19 di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

252

Jakarta – Vaksinasi COVID-19 merupakan bentuk pencegahan yang berfungsi mendorong pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik pada penyakit COVID-19. Tujuannya agar terhindar dari tertular atau kemungkinan sakit berat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan vaksinasi COVID-19, untuk seluruh pegawai selama 2 hari. Kegiatan ini berlangsung dari 22 sampai 23 Maret 2021 di kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta.

Dalam sambutannya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), dr. Slamet, MHP menekankan agar tetap menjaga jarak dan memperhatikan prokes sehingga dapat memutus rantai penularan. Sementara itu Sekretaris Utama (Sestama) BMKG, Ir. Dwi Budi Sutrisno, M.Sc. mengingatkan, “Kalau sudah mendapat vaksinasi, bukan berarti kita bebas. Kita butuh waktu untuk mendapatkan imun di tubuh kita. Jadi saya berharap, setelah divaksinasi tetap menjaga kesehatan, memakai masker, dan menjaga jarak”.

Kegiatan vaksinasi sendiri berlangsung dari pukul 08.00 sampai 16.30 WIB. Ada sebanyak 1.215 pegawai yang menjadi target vaksinasi. Terdiri dari pejabat, staf dan petugas pelaksana di lingkungan BMKG. Proses vaksinasi dimulai dengan melakukan pendaftaran di meja 0 untuk memeriksa kelengkapan data. Di meja 1 dilakukan pendaftaran, meja 2 dilakukan screening, meja 3 dilakukan penyuntikan, meja 4 untuk observasi, dan terakhir meja 5 untuk penyerahan atau pencetakan kartu dan cek out. 

Program vaksinasi COVID-19 tidak menjadikan seseorang menjadi kebal dan terbebas dari COVID-19. Seseorang yang telah menerima vaksin COVID-19 tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin. Tetap melaksanakan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) dan 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) untuk meminimalisir penyebaran dan upaya pemulihan pasien COVID-19.

Pelaksanaan vaksinasi di BMKG ini terlaksana berkat kerjasama antarinstansi dan unit utama di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, antara lain Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ditjen Pelayanan Kesehatan, Pusat Data dan Informasi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosisal, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Suku Dinas Jakarta Pusat, RSUD Kota Depok, RS. Premier Bintaro, dan Puskesmas Kemayoran.