Usai Rakerkesnas, Segera Tentukan Target Penanganan Masalah Kesehatan

222

Tangerang – Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) meminta kepada seluruh daerah agar segera menentukan target yang akan dicapai untuk 3 masalah prioritas, yaitu TBC, Imunisasi dan Stunting. Ego sektoral harus dikesampingkan agar permasalahan kesehatan dapat segera diselesaikan.

“Jika ada daerah yang mangalami masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri, Binwil dan Pusat akan siap membantu”, ujar Menkes.

Sebagaimana diketahui Kemenkes menyelenggarakan acara Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) dengan tema “Sinergisme Pusat dan Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) Melalui Percepatan Eliminasi Tuberkulosis, Penurunan Stunting dan Peningkatan Cakupan serta Mutu Imunisasi”  sejak tanggal 4 Maret 2018 di International Convention Exhibiton, Tangerang Selatan. Acara tersebut dihadiri oleh 1.850 peserta yang terdiri dari peserta pusat dan peserta daerah.

“Mari kita berkomitmen mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia yang setinggi-tingginya”, tambah Menkes.

Tahun 2019 menjadi akhir dari pembangunan jangka menengah. Sehingga setiap target yang belum dicapai harus diupayakan semaksimal mungkin di tahun 2018 ini.

Dalam evaluasi paruh waktu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 telah ditetapkan 4 target utama kesehatan yang harus dicapai pada 2019. Keempat target tersebut, yakni meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat, meningkatkan pengendalian penyakit menular dan tidak menular, meningkatkan pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan, dan meningkatkan perlindungan finansial, ketersediaan, penyebaran, mutu obat serta sumber daya kesehatan.

Menghadapi tahun 2019 yang merupakan tahun politik, Menteri Kesehatan berpesan kepada seluruh jajaran kesehatan baik di pusat maupun daerah untuk tidak ikut campur masalah politik, terus fokus bekerja dan menyelesaikan amanah yang diberikan. “Kita tetap menjadi negara yang kuat dan bersatu, dan dimulai dari kesehatan” tutup Menteri Kesehatan. (tw)