Tugas Berat Menjadi Ringan Dan Mulia Jika Dilakukan Bersama-sama

60

Bogor, Workshop training of trainer (TOT) studi determinan status gizi Indonesia pada masa pandemi covid-19 dengan protokol kesehatan tahun 2020 resmi dibuka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), dr. Slamet, MHP.  Hadir pada acara pembukaan pelatihan, Sekretaris Badan Litbangkes, Dr. Nana Mulyana, Kepala Pusat Penelitiandan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, Ir, Doddy Izwardy, MA, serta pejabat dan staf di lingkungan Badan Litbangkes. Pembukaan dilakukan secara virtual tanggal 11 November di kantor Unit Pelaksana Fungsional (UPF) yang bertempat di Jalan Dr. Sumeru, Bogor. 

Studi ini secara umum bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita dan determinan status gizi pada masa covid-19. Mengumpulkan data kesehatan di masyarakat pada masa pandemi merupakan tugas yang harus dijalankan. Pekerjaan yang berat, akan menjadi ringan jika dikerjakan bersama-sama dan menjadi tugas yang mulia, ujar Slamet. Hal ini berhubungan dengan  visi, misi Presiden  RI yaitu terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian, berlandaskan azas gotong royong.

Pelaksanaan workshop TOT selama 4 hari, 11 – 14 November 2020. Tujuannya adalah menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman agar pelaksanaan studi ini berjalan dengan baik. Workshop ini dilakukan secara virtual. Nana berpesan kepada penanggung jawab teknis (PjT) Provinsi dan 250 PjT Kabupaten/Kota betul-betul menjaga koneksitas internet dan disiapkan kuotanya. Jika tidak, dikhawatirkan ada informasi penting terputus dan mengganggu pemahaman.#EM/edit UAM