Tuberkulosis, Stunting dan Imunisasi Merupakan Isu Nasional Lintas Sektor

501

Banten, Pra-Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) Tahun 2018 merupakan rangkaian kegiatan pendahuluan dari Rapat Kerja Kesehatan Nasional tahun 2018 yang diadakan di Indonesia Convention Center BSD City, Banten, 4-8 Maret 2018.  Tahun ini Rapat Kerja Kesehatan Nasional mengambil tema “Sinergisme Pusat dan Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coverage melalui Percepatan Eliminasi Tuberkulosis, Penurunan Stunting dan Peningkatan Cakupan serta Mutu Imunisasi”.

Dalam pengantar Pra-Rakerkesnas, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr. Untung Susilo Sutardjo, M.Kes menyatakan bahwa Universal Health Coverage tidak hanya mencakup layanan kesehatan namun memastikan semua aktivitas promosi kesehatan sampai kepada pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi dan ini dikaitkan dengan isu strategis lintas sektor seperti tuberkulosis, gizi (stunting), dan imunisasi. Ketiga topik ini merupakan masalah nasional, termasuk stunting yang akan tetap menjadi isu nasional lintas sektor sampai tahun 2019. Para pertemuan ini diharapkan menemukan solusi bersama atas persoalan ini.

Terkait dengan stunting, Untung Susilo menyatakan bahwa meski stunting sulit diatasi, stunting masih bisa dicegah. Penanggulangan stunting dilakukan dengan berbagai pendekatan diantaranya pendekatan ketersediaan pangan yang sehat. Yang sederhana adalah meningkatkan kemampuan ibu untuk membeli dan menyediakan makanan yang baik bagi anaknya. Pendekatan yang lain adalah keamanan pangan.

Mengenai tuberkulosis, Untung Susilo menjelaskan, meski Indonesia telah merdeka selama 70 tahun lebih, Indonesia masih berada pada posisi kedua dari bawah. Salah satu masalahnya yang mendasar adalah pencatatan. Kalau ini terselesaikan dengan baik setidaknya Indonesia tidak dalam posisi tersebut.

Dalam hal imunisasi, masih terdapat daerah yang cakupannya belum baik padahal imunisasi merupakan program yang telah berlangsung sejak tahun 1960an. Diharapkan dalam pertemuan ini dihasilkan program yang terbaik sehingga tidak didapati KLB di masa depan. (Chand).