Tetap Fokus Pada Prioritas Pembangunan Kesehatan di Tahun Politik

196

Jakarta – Apel rutin bulanan Kementerian Kesehatan di awal tahun 2018 ini dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2018. Bertindak sebagai inspektur apel adalah Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat,  dr. Anung Sugihantono, M.Kes, apel yang bertempat di halaman Kementerian Kesehatan diikuti oleh pejabat eselon I dan II, serta jajaran staf di lingkungan Kementerian Kesehatan. Selain itu juga diikuti oleh perwakilan dari Badan POM dan PT. Kimia Farma.

Dalam sambutannya Anung menyampaikan bahwa di tahun 2017 lalu Kementerian Kesehatan memperoleh penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diantaranya adalah Lembaga dengan Impelemtasi e-LHKPN terbaik tahun 2017 dengan kategori Pilot Project terbaik tahun 2017 dan sebagai Kementerian dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik. Anung berharap agar penghargaan tersebut dapat dipertahankan, karena pada dasarnya penghargaan adalah amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang kita beri.

Perlu disyukuri  berbagai program dan kegiatan di tahun 2017 sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan target yang ingin dicapai, baik itu program teknis, maupun dukungan manajemen, pengawasan maupun penelitian. Prestasi kerja yang bertanggung jawab dan berorientasi pada opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) setiap tahun adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sehingga Kemenkes tahun 2018 harus mendapatkan WTP.

Terkait dengan dengan difteri Anung berpesan kepada seluruh jajaran Kementerian Kesehatan. Bahwa kita harus menyikapi dengan baik dan bijaksana, jangan melakukan hal-hal yang tidak perlu seperti ribut di media sosial, tetapi harus berpikir, bertindak cepat dan tepat untuk menyelesaikan masalah. Tahun 2017 sudah berhasil mengembangkan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga juga germas yang sudah mulai diinisiasi oleh lintas sektor, lembaga dan daerah. Kita harus terus berupaya untuk melakukan perbaikan dan mengintegrasikan program-program sehingga layanan kesehatan di masyarakat lebih berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan dari unit terkecil di lingkungan terkecil keluarga.

Anung menambahkan, dalam rangka menyongsong percepatan pelayanan kesehatan di masyarakat, Kemenkes telah mendeklarasikan gerakan revolusi mental dan berkomitmen melakukan reformasi birokrasi dengan sungguh-sungguh. Lakukan perubahan-perubahan secara nyata, tingkatkan integritas, jaga diri, jaga tempat, jaga Kementerian Kesehatan. Tingkatkan etos kerja dengan bekerja cepat, tepat dan bersahabat. Dan tingkatkan gotong-royong untuk Indonesia yang lebih sehat.

Sebagai penutup Anung menegaskan agar kita tidak lagi bekerja dan berjalan sendiri-sendiri  namun bekerja terintegrasi, selalu bersinergi  antar program, dan antar kegiatan. Tahun 2018 ini adalah tahun politik, kita harus tetap fokus pada tugas-tugas utama dan melaksanakan prioritas pembangunan kesehatan. Tetap bekerja profesional dalam memberikan pelayanan program kesehatan yang beorientasi pada kepentingan rakyat. Hindari partisipasi dan simpati yang berpihak pada kepentingan politik tertentu.