Tak Temukan Kendala Berarti, LIPI Lanjut Vaksinasi Covid-19 Tahap 2

472

Jakarta – Program vaksinasi massal Covid-19 pemerintah turut menyasar civitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Didukung oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), lebih dari 1900 civitas LIPI ditargetkan mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua di Gedung Widya Graha LIPI Gatot Subroto Jakarta selama dua hari, 5-6 April 2021. Dua minggu lalu (18-19 Maret 2021) proses vaksinasi Covid-19 tahap pertama di LIPI, telah berlangsung dengan sukses.

Dilaporkan oleh Kepala Biro Umum LIPI/Ketua Tim Satgas LIPI, Driszal  Fryantoni bahwa sejauh ini tidak ada kendala yang berarti selama pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dan kedua. Begitu juga dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), tidak ada laporan yang masuk saat pelaksanaan vaksinasi tahap pertama.

“Laporan yang kita terima tidak ada keluhan bagi teman-teman yang telah mengikuti vaksin tahap pertama itu,” ungkap Driszal.

Namun begitu, Driszal menceritakan bahwa sempat terjadi sedikit kebingungan terkait dengan alur proses pelaksanaan vaksinasi pada tahap pertama. “Karena kita baru pertama kali melakukan, agak sedikit kebingungan terkait dengan flow atau aliran yang kurang bagus. Dan sudah kita evaluasi sehingga di tahap kedua ini saya lihat sudah cukup bagus dan tidak terjadi penumpukan yang pada saat pertama itu ada,” jelasnya.

Sedikit berbeda dengan tahap pertama, dosis kedua vaksin Covid-19 bagi para lansia di LIPI tidak diikutsertakan dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini. Civitas yang berusia lanjut akan diikutsertakan kembali di tahap kedua setelah 28 hari dosis pertama. Pihak LIPI akan memberikan rekomendasi dan surat pengantar bagi civitas lansia untuk diarahkan mendapatkan vaksinasi tahap kedua di Puskesmas Mampang Prapatan maupun di Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan. Kondisi ini juga berlaku bagi civitas yang belum melakukan vaksinasi dosis kedua pada hari ini.

Selain menggandeng Badan Litbangkes, penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di LIPI turut melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Rumah Sakit yang berada di wilayah LIPI, dan juga Puskesmas Mampang Prapatan.  Pihak internal dari LIPI pun turut membantu, baik dari Sekretariat Utama maupun Biro berperan aktif dalam pelaksanaan proses vaksinasi ini. Menurut Driszal, dukungan dari Badan Litbangkes dalam kegiatan vaksinasi di LIPI sudah sangat maksimal dengan berupaya keras terutama dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat. “Teman-teman di Balitbangkes itu sudah bisa mengoordinasikan. Jadi tidak hanya dari Nakes yang ada di Jakarta, tetapi juga saya dengar Pak Ses-nya, itu dari Depok juga dikerahkan. Jadi sudah baik sekali.” kata Driszal. (Ripsidasiona)