Tahap Akhir Rifaskes 2019

566

Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) 2019 memasuki tahap akhir. Rifaskes diharapkan dapat memberikan masukan untuk kebijakan dalam perbaikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Litbang Kesehatan dr. Siswanto, MPH, DTM pada pembukaan Penyusunan Laporan Nasional Rifaskes 2019 di Jakarta, (4/11).

“Kalau bisa di laporkan November atau Desember, agar tidak kehilangan moment. Masukan untuk kebijakan, selain datanya valid, tapi moment-nya juga pas. Saat ini perbaikan JKN sedang dalam seting agenda. Mumpung sedang menjadi isu hangat,” kata Siswanto.

Selanjutnya Siswanto  meminta pada seluruh peserta untuk memeriksa data secara betul, mulai dari kelengkapan data, cleaning, analisis dan penulisan laporan. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari, (4-7/11), memaparkan hasil sementara indikator Rencana Strategis dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Nasional Kementerian Kesehatan. Untuk selanjutnya paparan ini diberi masukan oleh Prof. Dr. dr. Akmal Taher, SpU(K); Prof. dr. Ascobat Gani, MPH, Dr.PH; dr. Untung Suseno, M.Kes; dan dr. Adang Bachtiar, MPH, ScD sebagai  pembahas. Penyusunan laporan ini turut dihadiri oleh Sekretaris  Badan Litbangkes, Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan, perwakilan World Bank, perwakilan Unit Utama Kementerian Kesehatan, Tim Pakar Rifaskes, Tim Teknis Rifaskes, dan Tim Manajemen Data. (FNW)