Siswanto : ”Industrinya Dulu Dibangun”

223

Jakarta – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, salah satu satuan kerja Badan Litbangkes mendiseminasikan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2018 (15-17/11). Pada kesempatan ini Kepala Badan Litbangkes, Siswanto mengatakan Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan didesain untuk menghasilkan inovasi produk, surveilans, termasuk gizi dan makanan.

Lebih lanjut Siswanto berharap agar Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan dapat menentukan prioritas kegiatan penelitian lima tahun kedepan. Siswanto juga menekankan pentingnya riset berbasis industri untuk kemandirian bahan baku obat. “Industrinya dulu dibangun, kemudian dikembangkan inovasi.”, ujarnya.

Di akhir sambutannya Siswanto mengingatkan pentingnya penelitian untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan. “Apapun yang diteliti kesemuanya harus dikemas dalam pencapaian IKK (IKK=Indikator Kinerja Kegiatan/red) yang terdiri dari empat hal yaitu riset nasional, rekomendasi kebijakan, publikasi ilmiah dan paten.”, pungkasnya.

Ada sembilan hasil penelitian yang disampaikan dalam pertemuan ini yang dikelompokkan dalam empat kategori yaitu Prototipe Bahan Baku Obat dan Vaksin, Informasi Penyakit Tidak Menular, Informasi Penyakit Menular, serta dan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak. Sembilan hasil penelitian ini disampaikan pada stakeholder terkait yang berperan sebagai pembahas, yaitu Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.   Informasi hasil penelitian yang didiseminasikan Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan stakeholder terkait dalam penyusunan program pembangunan kesehatan kedepan. (MHP/DW)