Selamat Pemenang Riset Iptekkes

690

Tawangmangu, Seminar proposal riset ilmu pengetahuan teknologi kesehatan (Iptekkes) tahun 2019 Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) diselenggarakan di Tawangmangu, Solo, 6 – 8 Februasi 2019. Acara dibuka oleh Sekretaris Badan Litbangkes, Dr. Nana Mulyana, didampingi Kepala Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT), Akhmad Saikhu, SKM, M.Sc. PH. Nana mengatakan bahwa riset Iptekkes yang pertama dilakukan karena tuntutan dan kebutuhan program untuk meningkatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga riset. Perguruan tinggi, rumah sakit, Litbang daerah, Litbang K/L, dan organisasi profesi, termasuk bagian yang bersinergi terkait bidang kesehatan, Menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk bahan kebijakan, digunakan untuk menyusun, mendalami, dan mempertajam RPJMN bidang kesehatan dan rencana strategi (renstra) Kementerian Kesehatan 2020 – 2024.

Riset Iptekkes diikuti oleh peneliti dari berbagai institusi dan perguruan tinggi negeri dan swasta. Proposal yang terkumpul 710, kemudian dilakukan seleksi oleh tim pakar, terpilih 31 proposal. Terdiri dari Gizi 6 proposal, Penyakit menular 5 proposal, Manajemen kesehatan 5 proposal, Penyakit tidak menular 5 proposal, dan Angka kematian ibu (AKI)/angka kematian bayi (AKB) 5 proposal.

“Tiga puluh satu proposal yang diterima, segera perbaiki dan lengkapi dengan protokol penelitian. Segera proses ethical clearance, buat jadwal pelaksanaan dan segera dilaksanakan”, arahan Kepala Badan Litbangkes, dr. Siswanto, MHP., DTM. “Komunikasi dengan tim manajemen Iptekkes Balitbangkes, terkait masalah adminitrasi, keuangan dan pengadaan barang. Buat dummy hasil riset, dan kolaborasi Balitbangkes dengan institusi peserta Riset Iptekkes sangat krusial, khususnya dikaitkan dengan menajemen pelaksnaan secara operasional”, tambah Siswanto. Diakhir acara Siswanto memberi ucapan selamat bekerja dan menjalankan riset Iptekkes. Bila ada masalah kita selesaikan bersama.#em