SURVEI INDIKATOR KESEHATAN NASIONAL (SIRKESNAS) 2016

Survei Indikator Kesehatan Nasional (Sirkesnas) tahun 2016 merupakan salah satu riset kesehatan nasional antar Riset Kesehatan dasar (Riskesdas) yang dilakukan Badan Litbangkes, Kementerian Kesehatan RI. Survei ini dilaksanakan karena belum tersedianya sistem penilaian capaian Indikator Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 bidang kesehatan yang komprehensif. Sistem pencatatan dan pelaporan rutin juga belum memenuhi seluruh indikator kesehatan sehingga perlu penguatan dan dukungan survei. Kegiatan Sirkesnas 2016 dilakukan dengan cara pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder di fasilitas kesehatan dan komunitas untuk mengetahui situasi terkini gambaran status kesehatan masyarakat yang didapat dari dinas kesehatan kabupaten/kota, puskesmas, dan rumah tangga/individu. Data cakupan di dinas kesehatan kabupaten/kota dan puskesmas merujuk pada catatan tahun 2015.Riskesdas telah dilaksanakan sebanyak 4 kali, yaitu tahun 2007, tahun 2010, tahun 2013 dan tahun 2018.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) merupakan Riset Kesehatan berbasis komunitas berskala nasional sampai tingkat kabupaten/kota yang dilakukan setiap 5 - 6 tahun sekali. Riskesdas ini dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) Kementerian Kesehatan RI dengan kerangka sampel yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Riskesdas telah dilaksanakan sebanyak 4 kali, yaitu tahun 2007, tahun 2010, tahun 2013 dan tahun 2018.

Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes)

Riset Fasilitas Kesehatan adalah Riset yang memetakan masalah ketersediaan fasilitas kesehatan serta kecukupan, distribusi sumber daya tenaga kesehatan dan indeks kinerja rumah sakit (RS) dan Puskesmas. Rifaskes tahun 2011 melibatkan lebih dari 9.000 Puskesmas dan lebih dari 650 RS umum pemerintah sebagai sasaran penelitian. Sedangkan Rifaskes tahun 2019 melibatkan sampel dari seluruh RS pemerintah dan Puskesmas, serta beberapa klinik swasta.

Studi Diet Total (SDT)

Studi Diet Total merupakan salah satu Riset Skala Nasional yang terdiri dari dua kegiatan besar, yaitu Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) dan Analisis Cemaran Kimia Makanan (ACKM). SKMI merupakan kegiatan mengumpulkan informasi data konsumsi makanan individu yang lengkap, sebagai dasar untuk melakukan kegiatan ACKM, sedangkan ACKM untuk menentukan tingkat keterpaparan senyawa kimia pada makanan yang dikonsumsi penduduk.