Rifaskes 2019, Input Penguatan Sistem Pelayanan Kesehatan

1667
Rakornis Rifaskes 2019 Prov. Bengkulu

Bengkulu – Kepala Balitbangkes, Siswanto menyaksikan langsung babak baru Rifaskes 2019 di bumi Raflesia. Siswanto membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Rifaskes Provinsi Bengkulu (20/2).

“Cakupan JKN harus dikombinasikan dengan sisi fasyankes baik SDM, obat, serta sarana prasarana. Kombinasi inilah yang disebut cakupan kesehatan semesta. Hasil Rifaskes ini menjadi input untuk menyelesaikan masalah terkait penguatan sistem pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta.”, tutur Siswanto dalam pidatonya.

Jalannya Rifaskes di Bengkulu disambut baik oleh Kepala Dinas Provinsi Bengkulu dan jajarannya. Kepala Dinas Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni berharap Rifaskes bisa menampilkan potret sesungguhnya fasilitas kesehatan Bengkulu baik dasar maupun lanjutan. “Apapun hasilnya, Bengkulu akan terus bebenah.”, ujarnya.

Pada kesempatan ini Kepala Pusat Litbang Upaya Kesehatan Masyarakat Dr. Vivi Setiawaty selaku Koordinator Wilayah memberi penjelasan mengenai Overview Konsep Rifaskes 2019. Vivi juga menyinggung riset yang juga berlangsung tahun ini yaitu Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI 2019).

Terintegrasi dengan Susenas Maret yang dilakukan oleh BPS, enumerator SSGBI akan melalukan pengukuran tinggi badan dan berat badan pada balita di beberapa wilayah di Indonesia yang sudah ditunjuk sebagai blok sampel. (NWT)