Peringati HKN 2019, Menkes Tekankan Masalah Stunting dan JKN

660

Jakarta – 12 November diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) setiap tahunnya. Dalam rangka memperingati HKN ke-55 Tahun 2019, Kementerian Kesehatan menggelar upacara bendera di lapangan upacara Kementerian Kesehatan Jakarta, Selasa (12/11). Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, tampil sebagai pembina upacara sekaligus memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Menkes menyampaikan HKN kali ini mengangkat tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul.” Sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden bahwa perhatian pemerintah dalam kurun lima tahun mendatang, diprioritaskan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas, yaitu “Stunting” dan “Jaminan Kesehatan Nasional” (JKN).

Menurut Menkes, Indonesia masih dihadapkan pada kompleksitas masalah Stunting, JKN, serta penyediaan pelayanan kesehatan dasar. Betapapun pemerintah sudah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan tuntutan masyarakat, kita juga masih dihadapkan pada kesulitan menyediakan obat dan alat kesehatan produk lokal yang murah dan berkualitas.

Melalui momentum HKN kali ini, Menkes mengajak agar memfokuskan segenap potensi kekuatan dan kebersamaan dengan menitikberatkan pembangunan generasi sehat yang dilandasi tekad untuk memajukan bangsa.

“Untuk itu saya berharap semua elemen dapat bekerjasama dengan baik dalam melakukan upaya-upaya inovasi untuk percepatan pembangunan kesehatan tanpa menyalahi aturan yang berlaku sesuai amanat Presiden khususnya dalam mengentaskan stunting dan memperbaiki layanan kesehatan, membenahi tata kelola BPJS Kesehatan serta penyediaan obat dan alat kesehatan lokal yang murah berkualitas”, Ujar Menkes. Dalam kesempatan ini pula diberikan penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya, piagam penghargaan Bhakti Karya Husada, piagam penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi, penyerahan secara simbolis Tabungan Hari Tua, dan piagam penghargaan Arsiparis Teladan Nasional oleh Menkes. Eva Sulistiowati berkesempatan mendapat penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun sebagai peneliti ahli muda dari Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Badan Litbangkes. (Ripsi)