Optimalisasi Repository Hasil Litbangkes

570

Jakarta – Upaya meningkatkan sinergisme di internal Kementerian Kesehatan terus dilakukan. Bekerjasama dengan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Badan Litbangkes menginisiasi pertemuan Lokakarya Jaringan Informasi Litbangkes Nasional. (6/11)

Dalam sambutannya, Sekretaris Badan Litbangkes, Nana Mulyana mengatakan pertemuan ini penting untuk memperkuat komitmen dua unit penghasil data litbang di Kementerian Kesehatan. Di bawah koordinasi Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, data litbang dihasilkan oleh Poltekkes yang berjumlah 38 tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.

Lebih lanjut Nana menuturkan amanah UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Nana menjelaskan dalam undang-undang ini disebutkan bahwa teknologi dan produk teknologi kesehatan diadakan, diteliti, diedarkan, dikembangkan dan dimanfaatkkan bagi kesehatan masyarakat. Hal ini sesuai dengan fungsi utama Badan Litbangkes sebagai penyuplai data hasil litbangkes sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Pada kesempatan ini Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan, Sugiyanto menyampaikan pelaksanaan litbangkes di Poltekkes. “Setiap Poltekkes memiliki repository masing-masing di bawah pengelolaan unit perpustakaan dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.”, ujarnya.

Pengembangan repository ini sangat penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan hasil litbang di seluruh Poltekkes. Kolaborasi dengan Badan Litbangkes akan memperkuat sinergisme dalam menyediakan data hasil litbangkes sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan. Hal ini senada dengan komitmen Presiden Joko Widodo bahwa pemerintah harus membuat kebijakan dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data yang akurat. (DW)