Menkes Resmikan Gerai Jamu Balitbangkes

529

Jakarta – Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek meresmikan Gerai Jamu Balitbangkes yang berlokasi di kantor Balitbangkes, Jakarta Pusat (24/08). Dalam sambutannya Menkes menyampaikan penghargaan pada Balitbangkes atas karya-karya yang dihasilkan terutama dalam menciptakan SDM penelitian kesehatan yang berkualitas.

Menkes juga mengapresiasi Program Saintifikasi Jamu dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap jamu. Menkes mengharapkan Gerai Jamu Balitbangkes dapat memberikan manfaat kepada masyarakat seluas-luasnya.

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang dipercaya membantu menjaga kesehatan tubuh. Sebagai salah satu warisan budaya, pemerintah berupaya untuk melestarikan dan terus mempromosikan jamu. Upaya yang dilakukan Balitbangkes ini dapat dijadikan sebagai milestone pelestarian jamu ke tengah-tengah masyarakat.

“Telah ada 6.000 ramuan jamu dari 2.000 tumbuhan obat asli Indonesia’, ungkap Kepala Balitbangkes, Siswanto.

Siswanto menambahkan bahwa melalui Saintifikasi Jamu telah dihasilkan 11 formula jamu yang teruji klinik untuk pengobatan. Sebelas ramuan jamu tersebut adalah ramuan jamu untuk tekanan darah tinggi ringan, asam urat, gangguan lambung (maag), radang sendi, wasir atau ambeien, kolesterol tinggi, pelindung fungsi hati, penurun berat badan, penurun kadar gula darah, batu saluran kemih dan kebugaran jasmani. Telah dihasilkan pula 500 dokter tersertifikasi Saintifikasi Jamu.

Turut hadir dalam peresmian Gerai Jamu Balitbangkes para pejabat eselon 1 dan 2 di lingkungan Kementerian Kesehatan, perwakilan PT. Mustika Ratu, perwakilan PT. Sido Muncul, perwakilan PT. Martina Berto, dan dari media massa. (Chan)