Menkes Lantik 3 Eselon II di lingkungan Badan Litbang Kesehatan

687

Jakarta – Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) melantik tiga orang pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Badan Litbang Kesehatan pada Jum’at pagi, 12 Januari 2018. Ketiga eselon II tersebut adalah: 1) Dr. Drs. Nana Mulyana, M.Kes sebagai Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2) dr. Irmansyah, SpKJ(K) sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan; 3) Akhmad Saikhu, SKM, MSc.PH sebagai Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Tawangmangu.

“Kepada Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan saya minta Saudara untuk mem-back upkegiatan litbang secara keseluruhan menjadi lebih sinergi dengan kebutuhan program. Saya harap hasil penelitian kesehatan dapat dikomunikasikan, dimanfaatkan oleh klien yang membutuhkan baik program, profesi kesehatan dan masyarakat luas. Pendekatan Client Oriented Research Approach (CORA) yang selama ini sudah diimplementasikan oleh Badan Litbang Kesehatan perlu terus didorong, ditingkatkan kualitasnya, dan hasil penelitian benar-benar dapat dipakai untuk masukan dalam peningkatan program pembangunan kesehatan.”, demikian pesan Menkes kepada Nana Mulyana selaku Sekretaris Badan Litbang Kesehatan.

Lebih lanjut Menkes berpesan kepada Irmansyah selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan agar mengawal sendiri kajian-kajian dibidang sumber daya, termasuk SDM kesehatan, dan pelayanan kesehatan. Menkes juga memotivasi agar lebih meningkatkan jejaring riset dengan berbagai lembaga khususnya rumah sakit, institusi penelitian di daerah sehingga hasil peneitian lebih komprehensif, bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Kepada Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional pun mendapatkan amanah untuk segera melakukan upaya peningkatan penelitian dan pengembangan dalam tanaman obat dan obat tradisional. “Dalam hal ini saya mengharapkan Balai Besar litbang ini selain menghasilkan informasi tentang tanaman obat juga menghasilkan bahan baku obat yang sangat dibutuhkan dalam kemandirian produksi obat-obatan, khususnya untuk obat tradisional. Saudara agar bisa mempercepat pelaksanaan saintifikasi jamu untuk menghasilkan jamu teruji klinik.”, ujar Menkes.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pengukuhan Dewan Pengawas Rumah Sakit dan Poltekkes Badan Layanan Umum Kementerian Kesehatan periode 2017-2022,  yang mengamanahi Nana Mulyana sebagai Dewan Pengawas Poltekkes Bandung, dan sebagai Dewan Pengawas Poltekkes Surabaya kepada drg. Agus Suprapto, M.Kes. (dw/foto:ali)