Menkes Apresiasi Balitbangkes Hadapi Pandemi Covid-19

793

Depok – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengapresiasi setinggi-tingginya Badan Litbangkes yang telah berjuang dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19. Dengan menerima segala macam sindiran, tekanan, dan tidak goyah dalam menunjukkan kejujuran data. 

“Kita memberikan hasil bukan karena tekanan, namun harus apa adanya”, ujar Menkes Terawan saat membuka Rapat Kerja Badan Litbangkes 2020 yang dilaksanakan di Depok (Senin, 2/3/2020).

Sebagaimana diketahui, Badan Litbangkes telah melaksanakan survei terbaik diantaranya SSGBI, Rifaskes, dan juga pemeriksaan-pemeriksaan laboratorium. Terkhusus dalam menghadapi situasi kesehatan masyarakat global, yaitu Covid-19. Badan Litbangkes terus berperan aktif dalam menghadapi krisis pandemi kesehatan nasional yang diakui WHO guna mendukung surveilans nasional dan menjaga ketahanan kesehatan nasional. 

Untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong dan dengan ditetapkannya sembilan misi pemerintah, maka salah satu visi pemerintah 2020-2024 adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Demi mewujudkan hal ini Menkes meminta agar semua pihak dapat saling mendukung dan menguatkan untuk menjaga ketahanan kesehatan nasional. 

“Bukan saatnya mencari panggung, tetapi inilah saatnya kita bersama-sama menanggung dan mendukung. Tidak saling melemahkan tetapi justru saling menguatkan. Sehingga tujuan negara ini menghasilkan produk-produk manusia unggul untuk Indonesia maju”, demikian pesan Menkes Terawan.

Lebih lanjut Menkes mengungkapan ada dua sisi yang harus kita sadari mengenai Badan Litbangkes, bukan sekedar risetnya tetapi juga dalam masalah ketahanan kesehatan nasional. Tidak bisa hanya masalah riset dan teknologi karena ada tantangan besar, yaitu ketahanan kesehatan nasional.
Dalam kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan MoU antara Badan Litbangkes dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tentang “Penelitian, Pengembanga, Pengkajian, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Bidang Kesehatan”; Mou Badan Litbangkes dan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika tentang “Pengembangan Sistem Studi Kohor dengan Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence); serta MoU Badan Litbangkes dengan Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal tentang “Penelitian dan Pengembangan Kesehatan”. (R)