Mengenang ERS, Peneliti yang Jadi Menteri

309

Karawang – Sosok Endang Rahayu Sedyaningsih, yang akrab disapa ERS memiliki ikatan emosional yang sangat kuat
bagi warga litbangkes. Peneliti yang menjadi Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2014) ini
tutup usia pada 2 Mei 2012. Menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan, tabur bunga di makam mendiang
ERS yang berlokasi di Sandiego Hills Memorial Park menjadi agenda rutin setiap tahun (04/11).

Hadir dalam acara ini Reany Mamahit, suami almarhum Endang Rahayu Sedyaningsih. Hadir pula Staf Ahli Menteri
bidang Desentralisasi Kesehatan, Pattiselano Roberth Johan, Sekretaris Balitbangkes, Nana Mulyana, Kepala
Puslitbang Suber Daya dan Pelayanan Kesehatan, Irmansyah, Kepala Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat, Vivi
Setyawaty, Kepala Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, Sugianto, juga para pejabat struktural serta
staf Balitbangkes.

“Rasanya belum lama bekerja bersama membangun dan menyelesaikan masalah kesehatan negeri ini bersama beliau.
Hari ini, kita ziarah ke makam beliau untuk mengenang dan mendoakan almarhumah, semoga jasa-jasa beliau dapat
kita tauladani dan menjadi panutan dalam aktifitas kerja sehari-hari.”, tutur Pattiselano Roberth Johan dalam
sambutannya.

Lebih lanjut Roberth mengatakan sudah sepantasnya beliau selalu dikenang. Ia berharap tabur bunga ini dapat
menghilangkan kerinduan, sekaligus sebagai bukti cinta terhadap almarhum.

Pada kesempatan ini, Reany Mamahit suami ERS mengatakan ada tiga prinsip kerja almarhum, yaitu simple (permudah
apa yang menyangkut masyarakat), powerfull (selesaikan pekerjaan hari itu juga) dan memorable (dalam bekerja ada
sisi baik dan buruknya).

Di hari yang sama tabur bunga juga dilakukan di Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk mengenang para pahlawan
kesehatan, yaitu Prof Dr G.A. Siwabessy, Dr. Johannes Leimena, Dr. M Soerono, Hasri Ainun Habibie, KPH Dr
Soewardjono Surjaningrat, Prof. Dr. Sujudi bin Martamiharja, dan Dr. H. Hidajat Hardjoprawito. #EM/MS/AF