Lemhannas Gandeng Kemenkes Gelar Vaksinasi Covid-19

335

Jakarta – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) secara resmi menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung Dwi Warna Lemhannas pada Rabu (17/3/2021). Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lemhannas melalui Wakil Gubernur Marsekal Madya Wieko Syofian dan dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, para pejabat tinggi dan para pejabat fungsional di lingkungan Lemhannas.

Wieko Syofian menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Lemhannas untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. “Ini merupakan kegiatan yang menyenangkan dan kita nanti-nantikan di mana di lembaga ini tidak sedikit para pengajar dan tenaga profesional yang memiliki rentang umur yang lebih dari 60 tahun,” tutur Wieko.

Wieko juga berharap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi dan kepercayaan pada ASN dalam melaksanakan tugasnya. “Kami bersyukur juga karena 925 ASN di Lemhannas akan melakukan vaksinasi Covid-19 ini dan terima kasih juga kami sampaikan atas upaya Kementerian Kesehatan dalam mengondisikan jumlah vaksin jika melebihi dari yang telah di targetkan,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Lemhannas, Wieko mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, para vaksinator dan tenaga kesehatan lainnya serta kepada pihak-pihak terkait atas dukungan dan kerja samanya sehingga kegiatan vaksinasi hari ini terlaksana. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Sesuai dengan arahan Presiden Indonesia kegiatan vaksinasi tahap pertama dimulai sejak Januari hingga April 2021 yang diprioritaskan bagi 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 pusat pelayanan publik.

Lebih lanjut Wieko mengingatkan bahwa pelaksanaan vaksinasi bukan berarti membuat seseorang terbebas dari wabah Covid-19 dan dapat menggantikan implementasi protokol Kesehatan. Namun sebenarnya yang diharapkan adalah mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit Covid-19, serta memperoleh kekebalan kelompok di masyarakat sebagai Herd Immunity dan melindungi masyarakat dari Covid-19. Tentunya ASN diharapkan tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

dr. Slamet selaku Kepala Badan Litbangkes mewakili Menteri Kesehatan RI menyampaikan bahwa untuk memberantas pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan cara melaksanakan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, dan Menjaga Jarak) dan 3T (tracing, testing, treatment). “Manakala kita bisa bersama-sama menjaga, maka tidak akan ada tempat untuk virus Covid ini berkembang,” tegas Slamet.

Upaya lain yang diungkapkan oleh Slamet adalah dengan melaksanakan vaksinasi seperti yang dilaksanakan pada hari ini. Namun Slamet mengingatkan vaksinasi ini tentu tidak akan bermanfaat dengan baik apabila kita melepas prinsip 3M dan 3T.

Dalam melaksanakan vaksinasi ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah memfokuskan pada tenaga kesehatan serta pelayan publik karena mereka adalah garda terdepan dalam berinteraksi dan melayani masyarakat. Slamet juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini dan berharap kegiatan ini berjalan lancar dengan memohon mendapat ridho dari Allah Tuhan yang Maha Kuasa. (Safrizal)