Komisi Ilmiah Kawal Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

60

Jakarta – Badan Litbangkes menyelenggarakan Rapat Kerja Komisi Ilmiah di Jakarta (19-20/9). Rapat kerja ini dilakukan dalam upaya integrasi dan sinkronisasi kegiatan antar komisi di Badan Litbangkes, yaitu Komisi Ilmiah, Komisi Etik, Tim Sentra Kekayaan Intelektual dan Tim Advokasi dan Penelaahan Material Transfer Agreement.

Komisi ilmiah merupakan organisasi fungsional ilmiah yang mewadahi kelompok peneliti dalam melaksanakan kegiatan ilmiah dan profesional. Komisi ini dibentuk untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan kesehatan yang bertugas memberi masukan kepada Kepala Badan Litbangkes dalam penentuan kebijakan litbangkes.

Pada kesempatan ini Kepala Badan Litbangkes, Siswanto menekankan pentingnya Badan Litbangkes untuk memberi warna pada kebijakan kesehatan. “Riset di Badan Litbangkes harus inline dengan RPJMN.”, ujarnya.

Lebih lanjut Siswanto mengatakan bahwa Badan Litbangkes haruslah melakukan riset-riset inovatif selain riset implementatif dan riset evaluatif. Siswanto juga berpesan untuk memperkuat kerjasama dengan perguruan tinggi yang juga melakukan riset dibidang kesehatan.

Senada dengan pesan Kepala Badan Litbangkes, Sekretaris Badan Litbangkes, Nana Mulyana berharap Komisi Ilmiah dapat bekerjasama dengan Panitia Pembina Ilmiah untuk dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan berdasarkan riset-riset yang dilakukan Badan Litbangkes. Rapat kerja ini dihadiri anggota Komisi Ilmiah Badan Litbangkes, para professor riset Badan Litbangkes, pakar kebijakan kesehatan Universitas Gajah Mada, Laksono Trisnantoro, serta perwakilan komisi-komisi dilingkungan Badan Litbangkes. (EM)