Kepala Badan Litbangkes Resmikan Laboratorium Terpadu Banjarnegara

495

Banjarnegara – Kepala Badan Litbangkes, Siswanto meresmikan Laboratorium Terpadu Balai Litbangkes Banjarnegara pada Selasa, 28 Januari 2020. Dalam sambutannya Siswanto berpesan Balai Litbangkes Banjarnegara dapat membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kerjanya. Laboratorium ini bisa digunakan untuk mengawal eradikasi malaria atau penemuan kasus TBC.”, ujarnya.

Siswanto juga menerangkan bahwa saat ini Indonesia dihadapkan pada triple burden penyakit, yaitu penyakit tidak menular, penyakit menular dan penyakit baru. Berkaitan dengan penyakit baru, ia menghimbau untuk menyikapi kejadian novel coronavirus dengan proporsional. “Jangan terlalu resah, jangan panik. Harus di cek apakah pernah bepergian ke daerah yg terjangkit.”, katanya.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyampaikan keberadaan laboratorium terpadu dapat menjadi pilihan dalam mengonfirmasi sampel.

“Balai Litbangkes di  Banjarnegara telah memberikan manfaat dalam pembangunan kesehatan masyarakat khususnya dalam pengendalian vektor dan reservoir penyakit.”, kata Syamsudin membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Banjarnegara menyambut baik dengan pengembangan Balai Litbangkes Banjarnegara yang semakin luas. Jika awalnya hanya melakukan penelitian vektor dan reservoir penyakit, kini Balai Litbangkes Banjarnegara juga melakukan penelitian terkait permasalahan kesehatan lainnya, seperti dalam upaya penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan faktor risiko penyakit tidak menular, penanggulangan penyakit menular, dan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan dan perorangan. Peresmian laboratorium terpadu Balai Litbang Banjarnegara ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Badan Litbangkes dan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Banjarnegara. Setelah itu dilakukan peninjauan laboratorium yang terdiri dari 5 instalasi, yaitu Laboratorium Mikrobiologi dan Biomolekuler, Laboratorium Immunologi, Laboratorium Entomologi, Laboratorium Parasitologi, dan Laboratorium Rodentologi. (Dian Widiati)