Kepala Badan Litbangkes Lantik Pejabat Fungsional

327

Jakarta – “Sesuai dengan amanat dalam Peraturan Pemerintah nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, disebutkan bahwa setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan”, demikian yang disampaikan oleh Kepala Badan Litbangkes, dr. Siswanto, MHP, DTM pada sambutan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat fungsional di lingkungan Badan Litbangkes yang berlangsung di Auditorium Ars Longa, Senin 26 Maret 2018.

“Lebih lanjut sesuai dengan Peraturan Kepala BKN nomor 7 tahun 2017 tentang tata cara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrasi, jabatan fungsional dan jabatan pimpinan tinggi, bahwa pelantikan dan pengangkatan sumpah/janji jabatan dapat dilakukan terhadap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional, melalui pengangkatan pertama, perpindahan dari jabatan lain dan penyesuaian/inpassing”, tambah Siswanto.

Sebagai informasi pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari pejabat fungsional perencana muda, peneliti pertama dan peneliti muda. Hadir sebagai saksi adalah Dr. Nana Mulyana selaku Sekretaris Badan Litbangkes dan Herry Bagdja, SH., M.Si selaku Kepala Bagian Tata Usaha Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan. Berikut adalah para pejabat fungsional yang dilantik :

  1. Catur Indah Kusumawati, SE, MAP sebagai perencana ahli muda dari Sekretariat Badan Litbangkes
  2. Herna sebagai peneliti ahli pertama dari Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan
  3. Asep Kusnali, SH sebagai peneliti ahli pertama dari Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan
  4. Zulfa Auliyati Agustina, SKM sebagai peneliti ahli pertama dari Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan
  5. Zainul Khaqiqi, S.Si sebagai peneliti ahli pertama dari Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan
  6. Yuneu Yuliasih, SKM, M.Sc sebagai peneliti ahli muda dari Loka Litbang Ciamis

Lebih lanjut Siswanto menyampaikan pentingnya empat fungsi manajemen litbang, yakni fungsi pemanduan, fungsi pelaksanaan penelitian, fungsi utilisasi penelitian dan fungsi mobilisasi sumber daya penelitian. Untuk menjalankan empat fungsi tersebut tentu diperlukan SDM yang handal. Sesuai dengan UU ASN, jabatan SDM dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu jabatan adminsitrasi, jabatan fungsional, dan jabatan pimpinan tinggi. Semua jabatan tersebut membentuk sebuah “entitas sistem”. Dalam suatu entitas sistem semuanya berperan penting agar entitas sistem yang bernama Badan Litbangkes bisa berjalan baik dan hebat.

Siswanto  sangat berharap bahwa para pejabat fungsional (khususnya peneliti) yang baru dilantik dapat meningkatkan peran Badan Litbangkes dalam mengawal kebijakan kesehatan dengan menghasilkan data dan informasi yang berasal dari hasil penelitian yang berkualitas dan terpercaya, serta memberikan informasi dan bukti yang akurat untuk mendukung setiap program kesehatan.

“Bagi para hadirin yang yang belum menjadi pejabat fungsional atau masih menjadi pejabat pelaksana, agar mengikuti atau mencontoh kawan-kawan yang baru dilantik ini, karena pemerintah saat ini mendorong seluruh pejabat pelaksana untuk menduduki jabatan fungsional yang lebih profesional”, tutup Siswanto. (TW)