Kemenristek/BRIN Gelar Vaksinasi Dosis Kedua bagi Pegawainya

315

Jakarta – Akhir pekan ini (10/4/2021), Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi Dosis Kedua bagi pegawainya. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari terhitung sejak 10-12 April 2021 dilaksanakan di Kantor Kemenristek/BRIN, Gedung BJ Habibie, Jakarta.

Bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) dalam hal ini Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan (Puslitbang BTDK), program vaksinasi kali ini menargetkan sasaran sebanyak 1.559 pegawai. Terdiri dari 1494 peserta dosis kedua dan 65 peserta tunda pada vaksinasi pertama yang disebabkan kondisi komorbid yang belum terkontrol.
Guna membantu pelaksanaan program vaksinasi Kemenristek/BRIN, Puslitbang BTDK menurunkan lima orang tenaga kesehatan dan satu orang tenaga logistik. Tiga orang tenaga kesehatan ditempatkan pada meja skrining dan dua orang diposisikan pada meja vaksinator.
Dilaporkan oleh Kepala Puslitbang BTDK, Vivi Setiawaty, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancar, baik di tahap I yang telah dilakukan pada 23-25 Maret 2021 maupun tahap II kali ini. Hal tersebut dibenarkan oleh Dyah Armi Riana, koordinator pelaksana kegiatan vaksinasi dari Puslitbang BTDK. Dyah menyebutkan tidak ada kendala yang ditemukan selama proses vaksinasi baik dari sisi koordinasi dengan pihak terkait maupun dalam penyediaan logistik vaksinasi.

Dyah juga menyampaikan bahwa untuk kegiatan ini diturunkan enam grup skrining dan enam grup vaksinator, dengan target vaksinasi per hari sekitar 500 sampai 600 pegawai.
Berdasarkan data yang tercatat pada meja skrining, pada dua jam pertama pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di hari pertama telah dilakukan penyuntikan sebanyak 330 pegawai oleh 6 tim vaksinator. Sehingga diperoleh rata-rata produktivitas vaksinator sebanyak 27.5 orang/jam/ tim. Nilai ini tergolong baik karena nilai minimal untuk produktivitas adalah 16.

Kemal Prihatman, Kepala Biro Keuangan dan Umum, Kemenristek/BRIN, menyampaikan bahwa pada saat vaksinasi dosis pertama berjalan dengan lancar selama tiga hari.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama serta koordinasi yang diberikan oleh Balitbang Kemenkes terhadap rekan-rekan kita di Kemenristek/BRIN,” ujar Kemal. Ia juga berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat terjadi imunitas komunal.

Selain Badan Litbangkes, kegiatan vaksinasi dosis kedua juga melibatkan beberapa instansi, yakni Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Pusat Data dan Informasi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Pusat, RSPI Sulianti Saroso, Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta Timur dan Puskesmas Kampung Bali. (Evi Suryani)