Jarlitbangkes Dukung Terwujudnya Satu Data Kesehatan

354

Jakarta – Ada peluang untuk kerjasama riset, baik Riset Iptekkes maupun riset nasional yang dilakukan Badan Litbangkes, termasuk juga pemanfaatannya. Demikian dikatakan Kepala Badan Litbangkes, Siswanto dalam pertemuan Jejaring Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Jarlitbangkes) di Jakarta (5/12). 

Dihadapan para dekan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Kedokteran berbagai Universitas dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, Siswanto menekankan pentingnya pemanfaatan hasil riset untuk kebijakan kesehatan. Lebih lanjut dikatakan bahwa komunikasi kepada masyarakat sangat penting untuk meningkatkan literasi. “Program kesehatan harus menyentuh masyarakat. Jangan hanya sent, tapi harus delivered”, ujarnya. 

Pemanfaatan hasil riset untuk kebijakan kesehatan telah dikembangkan Badan Litbangkes dalam Portal Poros Kebijakan Kesehatan sebagai cikal terwujudnya satu data kesehatan. Untuk mewujudkannya perlu dilakukan sinergisme antara Badan Litbangkes dan lembaga-lembaga riset lain, salah satunya perguruan tinggi. 

Pada kesempatan ini Sekretaris Badan Litbangkes, Nana Mulyana mengatakan pertemuan ini sangat penting untuk membuat rencana aksi yang konkret untuk terwujudnya satu data kesehatan. “Kami ingin Kementerian/Lembaga, Kantor Staf Presiden, maupun Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan bicara dari sumber data yang sama”, terangnya. 

Selama tiga hari pertemuan Jarlitbangkes ini diselenggarakan untuk mengoptimalkan peran Badan Litbangkes sebagai koordinator riset kesehatan dengan menggali potensi yang ada dimasing-masing lembaga riset. Seperti diketahui riset kesehatan tidak hanya dilakukan oleh Badan Litbangkes, tapi juga dilakukan oleh lembaga lain seperti perguruan tinggi, rumah sakit, dan lembaga penelitian mandiri lainnya. (day/Humas Litbangkes)