Hidup Sehat Dengan Jamu

336

Jakarta- “Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat”, ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) dr. Siswanto.,MHP.,DTM saat menyampaikan laporan pencanangan Gerakan Hidup Sehat Minum Jamu di Lapangan Upacara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), Jumat 14 Februari 2020.

Acara  dirangkai menjadi satu, dimulai dengan olahraga pagi, dilanjutkan dengan pameran tentang jamu, dan lomba meracik jamu. “Lomba meracik jamu nantinya dinilai oleh ibu-ibu Dharma Wanita”,  jelas Siswanto. 

Hal ini juga sesuai dengan anjuran Menteri Kesehatan bahwa didalam gerakan masyarakat hidup sehat seperti melakukan olahraga, makan buah dan sebagainya, salah satunya dilakukan dengan minum jamu. Kebiasaan minum jamu bahkan sudah lama dipraktekkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang rutin minum temu lawak. 

Siswanto menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah menjadikan gerakan minum jamu  sebagai budaya hidup sehat, sekaligus mendidik masyarakat tentang tanaman obat keluarga yang bisa dipakai dan diracik sendiri untuk asuhan mandiri dan dipakai sendiri dan bukan diproduksi untuk industri.

Acara berlangsung semarak. Kegiatan lebih meriah dengan kehadiran Menteri Kesehatan Letjen (Purn)  Dr.dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI beserta jajaran pimpinan dan staf di lingkungan Kementerian Kesehatan. Hadir Perwakilan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Agama, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Badan POM, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Satuan Kerja dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) di lingkungan Kemenkes Se-Jabodetabek. 

Acara di tutup dengan kunjungan Menteri Kesehatan Terawan ke lokasi pameran Jamu. Salah satu peserta pameran adalah Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisonal badan Litbangkes Kemenkes yang menampilkan hasil program Saintifikasi Jamu dan produk olahan jamu

(Fachrudin Ali Ahmad)