Empat Tahun Penguatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

48

Jakarta – Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek bertemu dengan para pewarta pada jumpa pers awal tahun di kantor Kementerian Kesehatan (10/01). Didampingi para pejabat eselon 1 dan Staf Ahli Menteri, Menkes memberikan penjelasan capaian program Indonesia Sehat selama empat tahun terakhir meliputi alokasi anggaran, jaminan kesehatan nasional (JKN), fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, imunisasi hingga capaian layanan kesehatan dan peningkatan kualitas hidup.

Menkes mengatakan pemanfaatan JKN/KIS (Kartu Indonesia Sehat) sejak tahun 2014 (92,3) semakin meningkat. Sampai dengan 30 November 2018 telah digunakan oleh 212,7 juta penduduk Indonesia. Pemanfaatan JKN ini didukung dengan pembangunan puskesmas di perbatasan & daerah tertinggal yang juga semakin banyak. Tahun 2017 dibangun 110 Puskesmas di 48 Kabupaten/Kota, tahun 2018 meningkat menjadi 256 pembangunan di 49 kabupaten/kota. Puskesmas yang dibangun ini dilengkapi dengan dukungan sarana dan prasarana serta farmasi.

Lebih lanjut Menkes mengemukakan mengenai penguatan akses pelayanan kesehatan, seperti penempatan tenaga kesehatan di daerah perbatasan dan daerah tertinggal yang telah dilakukan Kementerian Kesehatan. Terkait hal ini adalah Program Nusantara Sehat yang telah menempatkan 7.377 tenaga kesehatan di 1.661 puskesmas pada daerah perbatasan, tertinggal dan kepulauan (DPTK). Menkes juga menyampaikan capaian pembangunan kesehatan terkait gizi balita yaitu penurunan balita stunting yang terlihat dari data Riskesdas. Menurut Riskesdas 2018 angka stunting turun menjadi 30,8% jika dibandingkan dengan data Riskesdas 2013 (37,2%).

Pada kesempatan ini Menkes juga menyampaikan keberhasilan pengobatan kasus TB sebanyak 86% serta capaian pencegahan dan pengendalian malaria. Masyarakat yang terbebas dari malaria pada Tahun 2015 sebesar 68% dan meningkat menjadi 74% pada 2018. Mengenai imunisasi Nila mengakui ada penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap bayi, dari 92,04% pada 2017 menjadi 71,1% pada 2018. Menkes berpesan pada jajarannya agar imunisasi dasar lengkap harus mendapat perhatian karena mereka cikal bakal bangsa. #EM