Dukung Riskesdas 2018 untuk Data Berbasis Bukti

633

Jember — Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbang Kesehatan) memiliki visi sebagai pengawal kebijakan dan legitimator program pembangunan kesehatan berbasis bukti. Salah satu cara memperoleh data berbasis bukti dengan melakukan Riset Kesehatan Dasar yang merupakan penelitian bidang kesehatan berbasis komunitas  yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Kesehatan. Riskesdas dilaksanakan setiap  5 tahun sekali bertujuan menilai capaian hasil pembangunan kesehatan.

Saat ini Riskesdas 2018  telah memasuki tahap pengumpulan data (puldat) yang dilakukan melalui wawancara, pengukuran dan pemeriksaan.  Pengumpulan data terbagi atas pemeriksaan kesehatan masyarakat (kesmas) dan pemeriksaan biomedis. Pemeriksaan kesmas mencakup kuesioner rumah tangga dan kuesioner individu serta pemeriksaan antropometri dan tensi. Saat penjelasan informed consent, responden ditanyakan kesediaannya untuk mengikuti pemeriksaan biomedis. Kader yang telah dipilih bertanggung jawab untuk mengingatkan responden yang bersedia melakukan pemeriksaan biomedis agar berpuasa pada waktu yang telah disepakati. Adapun tahapan pemeriksaan biomedis meliputi penjelasan informed consent, pemeriksaan dokter sebelum pengambilan darah, pengambilan darah responden, pemeriksaan sampel darah, pembebanan yakni pemberian air gula bagi pasien yang berpuasa, pendaftaran kembali untuk pemeriksaan gigi, pemeriksaan gigi serta konsultasi hasil pemeriksaan gigi.

Terhitung tanggal 28 Maret hingga 4 Mei 2018, Tim Enumerator Kabupaten Jember berproses dalam pengumpulan data. Tim dokumentasi Badan Litbang Kesehatan mengikuti jalannya pengumpulan data selama 2 hari di Dusun Sumber Kokap, Desa Randu Agung dan Dusun Tirtoasri, Desa Angdongsari, Kabupaten Jember. Partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan Riskesdas 2018 cukup tinggi.

“Ada keluarga yang rela menempuh perjalanan selama 3 jam melewati hutan untuk mengikuti pemeriksaan biomedis,” tutur Rikke (13/4) yang nama lengkapnya Rikke Sanggi Jayanti, Penanggung Jawab Tehnis Riskesdas 2018 Kabupaten Jember. Sebanyak 112 blok sensus didatangi  oleh 48 orang enumerator yang terbagi dalam 12 tim.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Siti Nurul Qomariyah, M.Kes menyatakan bahwa Bupati Jember yang juga merupakan seorang dokter mendukung pelaksanaan Riskesdas 2018 karena sejalan dengan janji kerja beliau yakni  Jember sehat untuk semua.

Selain partisipasi responden, kegigihan para enumerator pun menjadi kunci keberhasilan Riskesdas 2018. Menempuh perjalanan cukup jauh dan tidak selamanya merupakan jalan beraspal, patut diacungi jempol. Keinginan untuk senantiasa menyajikan hasil yang valid merupakan cambuk penyemangat langkah mereka. Responden, enumerator dan semua pihak sangat berperan dalam keberhasilan Riskesdas 2018.

Yuukk.. Dukung Riskesdas 2018 agar diperoleh data valid untuk kebijakan berbasis bukti. (es)