Bugar Dengan Jamu

111

Era Covid-19 telah menimbulkan kewaspadaan pada populasi penduduk Indonesia dan global. Dibutuhkan sikap dan perilaku untuk menaati aturan dan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Hingga saat ini, belum ada vaksin yang ampuh tangkal covid-19. Maka, satu-satunya upaya menangkalnya dengan menjaga Kesehatan diri. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan Kesehatan dan imunitas tubuh. Salah satunya melalui olahraga. Seperti marak sekarang ini, menjamur dan membudaya penggunaan sepeda sebagai alat untuk berolahraga. Akibatnya masyarakat berbondong membeli sepeda hingga menimbulkan antrean sekaligus meningkatnya harga sepeda di luar harga normal.

Ada juga sekelompok masyarakat yang rajin mempraktekkan penggunaan suplemen vitamin, herbal dan jamu untuk peningkat kebugaran dan imunitas. Ada beberapa formula jamu yang dapat dipakai dan dikonsumsi secara aman oleh masyarakat. Salah satunya formula saintifikasi jamu yang dirilis oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional di Tawangmangu.

Ramuan jamu untuk kebugaran menggunakan rimpang temulawak sebanyak 5 gram, rimpang kunyit sebanyak 4 gram dan herba meniran sebanyak 3 gram. Rimpang dan herba  yang akan diolah dalam bentuk simplisia (sudah dikeringkan). Cara pengolahan sangat sederhant, yakni rebus 800 ml (4 gelas belimbing) air dalam panci stainless/kendil bertutup hingga mendidih. Kemudian masukkan satu kemasan ramuan jamu, kecilkan api  dan rebus selama 15 menit. Lalu angkat dan diamkan hingga dingin. Saring menggunakan saringan yang berbahan non logam. Hindarkan penggunaan besi atau alumunium dalam proses pengolahan. Hasil penyaringan diminum dua kali sehari, pagi dan sore, setelah makan. Jamu ini sifatnya hanya meningkatkan kebugaran dan bukan obat kuat. Apabila terjadi mual, muntah, serta kondisi tidak nyaman setelah meminum jamu ini segera konsultasikan ke dokter. Penggunaan ramuan ini selama 6 minggu untuk memperoleh efek yang diinginkan. Selain berikhtiar dengan formula jamu ini, jangan lupakan berolahraga dan melakukan aktifitas fisik yang cukup, mengatur pola makan dan melakukan perilaku hidup sehat. (Penulis: Agus Triyono, dkk; Editor:  Fachrudin Ali Ahmad, Ully Adhie Mulyani)