Balitbangkes Pastikan Laboratorium Mumpuni Uji Coronavirus

143

Kementerian Kesehatan melalui Badan Litbangkes menggelar temu media terkait Update novel coronavirus 2019 di Gedung Pelayanan Publik,  Badan litbangkes, Jakarta pada Selasa, 11 Februari 2020.

Hadir sebagai narasumber  Kepala Badan Litbangkes, Siswanto; Kepala Pusat Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Vivi Setiawaty; Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit,  Anung Sugihantono; dan Indonesia – WHO Country Office, Vinod Kumar Bura.

Dalam kesempatan ini, Siswanto menyampaikan peran Badan Litbangkes yaitu uji konfirmasi laboratorium dalam mendeteksi novel coronavirus 2019.  Hal ini,  sesuai dengan Permenkes Nomor 658 tahun 2009, bahwa Badan Litbangkes sebagai rujukan nasional untuk penyakit new-emerging dan re-emerging. “Hasilnya dikirim ke WHO melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P),” tambah Siswanto

Selanjutnya Vivi memberikan penjelasan bahwa laboratorium yang di miliki Badan Litbangkes adalah Biosafety Level 2 dan Level 3. “Untuk melakukan pemeriksaan novel coronavirus, dilakukan di laboratorium Biosafety Level 2, yang sudah sesuai dengan pedoman WHO,” kata Vivi.

Badan Litbangkes telah berpengalaman dalam pemeriksaan sampel penyakit new emerging seperti flu burung, Coronavirus (MERS CoV dan SARS) dan ebola. Hingga saat ini, pemeriksaan novel coronavirus sudah 64 kasus dari 16 Provinsi dengan hasil 62 kasus negatif dan 2 kasus masih dalam tahap pemeriksaan.

Anung turut menambahkan kesiapan Indonesia jika terjadi outbreak adalah tersedianya 100 Rumah Sakit sesuai hitungan epidemiologi.  “Kapasitas Rumah Sakit yang disiapkan di daerah masing-masing berbeda, sudah terdapat tenaga kesehatan yang disiapkan dan peralatan yanv memadai.” tegas Anung. Kegiatan temu media diakhiri dengan kunjungan awak media ke Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati untuk melihat langsung aktifitas di dalam laboratorium. (FNW)