Badan Litbangkes, Penyedia Data Kebijakan Kesehatan

887

Bekasi – “Mengubah paradigma agar masyarakat mau hidup sehat sangat penting untuk mencapai Program Indonesia Sehat. Kementerian Kesehatan tetap melakukan penguatan pelayanan kesehatan, namun masyarakat dijaga kesehatannya dan dipastikan mendapatkan informasi dan edukasi”, demikian dikatakan Menteri Kesehatan, Nila Moeloek dalam sambutannya pada Rapat Kerja Badan Litbangkes di Bekasi (11/03).

Lebih lanjut Menkes mengharapkan Badan Litbangkes dapat berperan dalam menyediakan data dan informasi berbasis bukti sebagai bahan kebijakan serta melakukan penelitian untuk memberikan alternatif solusi guna perbaikan program kesehatan. Hal ini sangat penting untuk dapat menjawab tantangan lima isu strategis yang menjadi prioritas dalam lima tahun ke depan, antara lain upaya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI)/Angka Kematian Neonatal (AKN) yang masih tinggi, dan menurunkan stunting, tuberkulosis (TBC) Penyakit Tidak Menular (PTM), serta meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.

Pada kesempatan ini Menkes Nila menyampaikan apresiasi terhadap Badan Litbangkes yang berhasil memberikan data dan informasi yang akurat terhadap capaian  kinerja program kesehatan antara lain data Riskesdas dan BoD.

Riskesdas 2018 mengungkap bahwa angka stunting telah berhasil diturunkan dalam lima tahun terakhir menjadi 30.8%. Meskipun angka ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan rekomendasi WHO yaitu 20%. Sementara berdasarkan hasil BoD, beban penyakit yang ditunjukkan dengan Tahun Hidup Yang Hilang akibat Kematian Dini dan Disabilitas karena Sakit (DALY Lost) dalam periode 1990-2017 telah bergeser secara signifikan dari Penyakit Menular ke Penyakit Tidak Menular. Bahkan Menkes Nila mengungkap Penyakit Tidak Menular telah dimulai sejak anak-anak.

Menkes juga menuturkan mengenai peningkatan Umur Harapan Hidup (Life Expectancy/LE) Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2017 Umur Harapan Hidup berada pada usia 71,48. Dalam hal ini Menkes Nila menekankan pada sampai dengan usia berapa kita hidup sehat (Healthy Life Expectancy/HALE) yaitu pada usia 62,65.

Dihadapan para peneliti dan para pejabat tinggi madya dan pratama Badan Litbangkes, Menkes mengatakan harapannya agar Badan Litbangkes dapat melakukan penelitian dan pengkajian untuk menjawab berbagai tantangan permasalahan kesehatan di Indonesia sesuai dengan keragaman budaya masyarakat Indonesia.

Usai menyampaikan sambutannya, Menkes menyempatkan untuk meninjau pameran hasil litbangkes yang digelar ditempat yang sama. Pameran ini menampilkan hasil litbangkes dari 15 satuan kerja Badan Litbangkes dalam infografis; antara lain hasil penelitian kohor, penelitian surveilans vektor DBD dan hasil Riskesdas 2018. Disajikan juga peta penyebaran penyakit tular vektor serta sebaran advokasi rekomendasi kebijakan yang telah dilakukan oleh Badan Litbangkes pada tahun 2018.

Rapat Kerja Badan Litbangkes ini diikuti oleh perwakilan seluruh satuan kerja di lingkungan Badan Litbangkes, para peneliti, jabatan fungsional lain, serta perwakilan dari lintas program/sektor baik di lingkungan Kementerian Kesehatan maupun dari sektor lainnya. (Day)