Badan Litbangkes Kukuhkan 5 “Srikandi” Menjadi Profesor Riset

312

Jakarta – Lima peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) resmi dikukuhkan sebagai profesor riset dalam Orasi Pengukuhan Profesor Riset yang digelar pada Kamis (3/12/2020) di Aula Siwabessy Kementerian Kesehatan Jakarta. 

Lima profesor riset tersebut adalah Sri Irianti di bidang kesehatan lingkungan, Ekowati Rahajeng di bidang epidemiologi dan biostatistik, Rustika di bidang epidemiologi dan biostatistik, Yuli Widiyastuti di bidang tanaman obat dan obat tradisional, serta Indirawati Tjahja Notohartojo di bidang epidemiologi dan biostatistik.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi mewakili Menteri Kesehatan menyampaikan apresiasi terhadap orasi profesor riset sebagai salah satu pembuktian konsistensi, komitmen, kerja keras, dan karya nyata dari SDM kementerian Kesehatan. Tak hanya itu, Oscar juga mengungkapkan lebih membanggakan lagi karena kelima profesor adalah para wanita yang dapat melakukan multi peran.

“Yang lebih membanggakan lagi adalah kelima profesor yang dikukuhkan hari ini adalah para Srikandi semuanya, wanita semuanya. Ditengah multi peran sebagai pendamping pasangan, ibu dan pekerja, dan juga mampu mencapai gelar tertinggi dalam karir peneliti. Selamat sekali lagi!“ tutur Oscar saat memberikan sambutan.

Menurutnya hasil pemikiran yang digagas kelima profesor riset dalam orasi sangat relevan dengan upaya dalam membangun kesehatan ke depan. Seperti diketahui Indonesia masih menghadapi beban ganda penyakit. Disaat penyakit menular belum dituntaskan, penyakit tidak menular terus meningkat. 

Di sisi lain Indonesia juga sudah memasuki era yang berbeda. Segala sesuatu sangat cepat berubah. Perubahan tidak lagi dalam hitungan bulan, bahkan hitungan hari termasuk isu dan masalah kesehatan. “Oleh karena itu kita tidak boleh lagi menyelesaikan masalah kesehatan dengan cara lama dan berulang,” terang Oscar.

Dalam orasinya kelima profesor riset telah menyampaikan gagasan-gagasan dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang ada. Terutama terkait penyakit tidak menular, termasuk faktor resikonya. Sementara topik orasi pengembangan parameter standar simplisia untuk menjamin mutu dan keamanan obat tradisional juga sangat relevan dengan kecenderungan penggunaan obat tradisional di masyarakat. 

Mengakhiri sambutan, Oscar mengucapkan selamat dan menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para profesor atas pencapaian karir tertinggi sebagai peneliti di Kementerian Kesehatan. Oscar berharap pengukuhan ini menjadi motivasi bagi para peneliti untuk terus berkarya dan memberikan karya terbaiknya untuk bangsa, negara, dan masyarakat.

“Saya berharap karya-karya Saudara dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan. Saya menaruh harapan besar Badan Litbangkes dapat memberikan kontribusi dalam merekomendasikan inovasi intervensi kesehatan untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan kesehatan,” ungkap Oscar. (Ripsidasiona)