Badan Litbangkes Kawal Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Bagi ASN Lemhannas

227

Jakarta – Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) mengawal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di lingkungan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) pada Rabu (31/3/2021). Bertempat di Gedung Dwi Warna Lemhannas, pemberian vaksinasi tahap kedua ini ditujukan bagi 698 Aparatur Sipil Negara (ASN) Lemhannas.

Menurut Sekretaris Badan Litbangkes, Nana Mulyana, dari hasil evaluasi tahap pertama yang sebelumnya berlangsung pada 17 Maret 2021, pelaksanaan kegiatan vaksinasi kali ini berjalan lebih baik. Dari sisi kesiapan penataan, alur pelayanan, sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana terutama vaksin, serta perangkat-perangkat lain tertata dengan baik. “Dapat dilihat di ruangan ini alurnya cukup tertib,” ungkap Nana.

Sebagaimana saat pemberian dosis pertama, saat penyuntikan vaksinasi dosis kedua juga melalui 5 alur. Diawali dari meja pendaftaran dan verifikasi data yang dilanjutkan dengan penapisan kesehatan seperti pengukuran suhu tubuh dan tekanan darah. Setelah peserta lolos dari pemeriksaan kesehatan, tahap selanjutnya adalah penyuntikan vaksin Covid-19. Dari sini kemudian peserta diarahkan ke ruang observasi untuk memantau kemungkinan Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) selama 30 menit. Apabila tidak terdapat keluhan ataupun KIPI pada peserta maka akan diberikan sertifikat vaksinasi kedua sebagai tahap akhir.

Dijelaskan oleh Nana bahwa vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan kekebalan komunitas. Dalam konteks ini walaupun telah dilakukan vaksinasi namun peserta diminta tetap menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).

Selain itu menurut Nana pelaksanaan testing dan tracing juga tidak kalah pentingnya. “Kami pun apresiasi yang kami lihat tiap dua minggu sekali ada pelaksanaan testing melalui pemeriksaan rapid anti gen, ini adalah satu upaya yang positif. Juga bagaimana penerapan 5M itu secara ketat, diterapkan di kantor dan di rumah, “ ujar Nana.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bagian SDM Biro Umum Settama Lemhannas RI, Budi Santoso menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari Kementerian Kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Lemhannas, khususnya kepada Badan Litbangkes yang berkoordinasi langsung dalam pelaksanaan kegiatan ini. Budi mengungkapkan berkat komunikasi dan kerja sama antara Lemhannas dengan Badan Litbangkes peyelenggaraan vaskinasi tahap I dan II dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

“Dalam pelaksanaan yang pertama kita akui ada beberapa kendala, namun hasil evaluasi dan pembelajaran kami dari pelaksanaan yang pertama sehingga pada pelaksanaan dosis II ini bisa lebih tertib, lebih lancar, berkat arahan dan bimbingan dari Balitbangkes,” terang Budi.

Dari penyelenggaraan vaksinasi baik tahap I maupun II dilaporkan oleh Budi tidak ada  KIPI yang dialami oleh peserta. Penyelenggaran vaksinasi ini juga tidak lepas dari peran serta dan dukungan dari berbagai pihak lintas sektor. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi DKI, rumah sakit, serta Kementerian/Lembaga lain yang sudah membantu kami untuk menyelenggarakan vaksinasi ini baik dari segi logistik, SDM, maupun pembelajaran kepada kami,” ucapnya. Tak hanya itu, Budi juga berharap kerja sama yang baik ini dapat berlangsung seterusnya sehingga semua pihak dapat menyelesaikan pandemi Covid-19 ini dengan baik. (Ripsidasiona)