Badan Litbang Kesehatan Jajaki Kerjasama Bidang Fitofarmaka dengan DLBS

492

Kepala Badan Litbang Kesehatan, Siswanto melakukan penjajakan kerjasama bidang fitofarmaka ke Dexa Laboratories of Biomolecular Science (DLBS) di Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi (13/7/2018). Siswanto berharap Badan Litbang Kesehatan dapat menjalin kerjasama dengan DLBS. “Badan Litbang Kesehatan dapat belajar dari DLBS mengenai cara hilirisasi obat yang baik.”, ujarnya.

Untuk lebih mempopulerkan jamu, Badan Litbang Kesehatan, perlu bekerjasama dg industri. Penting untuk diperhatikan adalah bentuk sediaan jamu atau obat tradisional. Pangsa pasar jamu dalam bentuk rebusan sangat terbatas dan membuat jamu kurang populer.

Kunjungan ini adalah tindaklanjut dari pembentukan Konsorsium Nasional Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Konsorsium yang beranggotakan Kemenristekdikti, Kemenkes, Kementan, LIPI, BPPT, BPOM dan industri di bidang obat tradisional dibentuk sebagai wadah sinergisme industri, lembaga riset dan pemerintah. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengangkat potensi obat herbal Indonesia menjadi produk obat unggulan dan menjadi salah satu alternatif dalam kemandirian obat nasional.

Siswanto didampingi oleh Kepala Balai Besar Litbang TOOT  (B2P2TOOT) Tawangmangu, Akhmad Saikhu serta tim peneliti diterima James Sinambela,  Group Section Head DLBS dan Aditya Sandhie Zamien, Kepala Unit Engineering dan General Affairs.

Dalam sambutannya, Aditya Sandhie Zamien menjelaskan profil DLBS sebagai perusahaan anggota Dexa Group yang bergerak dalam riset dan pengembangan obat – obat yang berasal dari alam, baik dari tumbuhan maupun hewan. DLBS didesain mulai dari discovery, biology dan development yang memiliki 12 laboratorium independent.

Lebih lanjut Aditya Sandhie menuturkan peneliti yang tergabung di DLBS berasal dari beberapa multidisiplin ilmu, seperti dokter hewan dan farmasi. Sebagai anggota Konsorsium Naional Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka, DLBS dengan fasilitas dan sumberdaya yang dimiliki siap untuk berpartisipasi akif.

Rangkaian kunjungan selanjutnya adalah melihat fasilitas laboratorium riset yang dimiliki oleh DLBS. (Rn)