1089 Rumah Tangga di Kalimantan Tengah Berhasil Disurvei

448

Palangka Raya – Tri Widayat selaku Penanggung Jawab Teknis Riskesdas Kota Palangka Raya melaporkan bahwa per tanggal 19 April 2018, tim enumerator di Provinsi Kalimantan Tengah telah berhasil mensurvei sejumlah 1.089 rumah tangga dari 124 blok sensus dengan jumlah individu sebanyak 3.970 dalam waktu 10 hari. Jumlah total sampel adalah 6.290 rumah tangga yang terbagi menjadi 692 blok sensus.

Laporan ini disampaikan langsung kepada Kepala Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI, Siswanto dalam kunjungan kerja Supervisi Riskesdas 2018 yang dilakukan pada Jum’at (20/4/2018).

Dalam kunjungan kerja ini terungkap beberapa kendala yang dihadapi selama pengumpulan data yang telah dimulai pada 10 April 2018 hingga 15 Mei mendatang. Beberapa kendala yang ditemui 240 orang enumerator yang tersebar di 14 kabupaten/kota ini terkait dengan sulitnya akses menuju rumah tangga yang menjadi sampel. Kendala lainnya adalah masih ditemuinya rumah tangga yang menolak menjadi responden.

Dalam kesempatan ini, Siswanto menyampaikan apresiasi pada seluruh enumerator. “Saya salut, adik-adik enumerator ini bekerja sampai malam. Sengaja diambil dari D3 yang fresh graduate, yang idealisme masih sangat tinggi.”, ujarnya.

Lebih lanjut Siswanto menuturkan bahwa subset data Riskesdas Provinsi Kalimantan Tengah dapat diberikan kepada daerah setempat sebagai dasar untuk melakukan intervensi pada permasalahan-permasalahan kesehatan yang ada.

Termasuk dalam rangkaian kunjungan kerja ini adalah media briefing bersama media massa setempat yaitu RRI Kota Palangka Raya dan Kalteng Post. Melalui kedua media massa ini diharapkan informasi mengenai Riskesdas dapat tersebar diseluruh wilayah, sehingga pemahaman dan dukungan masyarakat semakin baik.

Agenda terakhir kunjungan kerja adalah supervisi lapangan, yaitu melihat langsung pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya. Didampingi oleh Ahmad Saikhu selaku Ketua Koordinator Wilayah, Joko Irianto selaku Ketua Tim Teknis, serta jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Siswanto menyaksikan tim enumerator mewawancarai responden. (DW)